BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj. Nurhidayah meninjau langsung lokasi terdampak banjir dan longsor di Kecamatan Kumai, Kamis, 11 September 2025.
Peninjauan ini dilakukan sehari setelah wilayah tersebut dilaporkan mengalami bencana alam akibat curah hujan tinggi.
Di Desa Sungai Kapitan, sedikitnya satu rumah warga di RT 06 mengalami kerusakan di beberapa bagian akibat longsor. Selain itu, banjir setinggi 20–30 cm menggenangi sekitar 30 rumah warga.
Kondisi serupa juga terjadi di Kelurahan Candi, di mana tercatat sebanyak 30 rumah ikut terendam. Sementara di Kelurahan Kumai Hulu RT 02, banjir merendam 1 rumah serta jalan lingkungan sehingga mengganggu aktivitas warga.
Dalam kunjungannya, Bupati Hj. Nurhidayah juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat yang terdampak. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang sedang menghadapi musibah.
“Dari hasil peninjauan di lapangan, selain curah hujan yang cukup tinggi, kondisi aliran air yang tersumbat juga menjadi penyebab banjir,” kata Hj. Nurhidayah.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Daerah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar telah melakukan langkah-langkah penanganan sejak laporan pertama diterima.
“Sejak laporan masuk, tim langsung kami turunkan ke lokasi untuk membantu warga, termasuk melakukan upaya darurat agar genangan air cepat surut,” tambahnya.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bencana serupa, mengingat curah hujan masih cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir.
“Kami berharap masyarakat tetap berhati-hati, menjaga kebersihan lingkungan, dan melaporkan segera jika ada kondisi darurat agar bisa cepat ditangani,” tuturnya. (DANANG/j)
Bupati Kobar Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Kecamatan Kumai
Bagikan:

PANGKALAN BUN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Wembanyama Bawa Spurs Kalahkan Mavericks 122-106
Imam Besar: Serangan Berulang ke Mekkah Bongkar Niat Kriminal Houthi
Kemenpar-BPOLBF Gandeng Agen Wisata Tiongkok Perluas Pasar Labuan Bajo
Mendagri Prancis: Ribuan Orang Ditahan saat Demonstrasi Lanjutan
Dua Tunggal Putri Indonesia Gagal ke Final Indonesia Masters
Menperin Yakin Produk UMKM Ramah Lingkungan RI Tembus Pasar Global
Komentar (0)
Memuat komentar…







