PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sosialisasi peningkatan peran serta masyarakat dalam pengelolaan persampahan.

Acara yang mengusung tema “Kelola Sampah Mulai dari Rumah Wujudkan Kelurahan Bersih dan Sehat” ini berlangsung di Gedung Aula PKK Kelurahan Baru.

Kepala DLH Kobar, Fitriyana, mengatakan pertumbuhan penduduk dan pola konsumsi masyarakat memengaruhi volume serta jenis sampah yang semakin beragam.

Menurutnya, pengelolaan sampah yang belum tepat dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan.

“Selama ini sebagian besar masyarakat masih menganggap sampah sebagai barang tidak berguna. Padahal, dengan pengelolaan yang tepat, sampah bisa menjadi sumber daya ekonomi dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Fitriyana, Kamis, 11 September 2025.

Ia menegaskan, paradigma lama yang hanya mengedepankan kebersihan sudah saatnya ditinggalkan. Sebaliknya, pengelolaan sampah harus berorientasi pada pemanfaatan melalui prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

“Bank sampah sudah terbukti mampu memberdayakan lingkungan. Selain lingkungan menjadi lebih bersih, masyarakat juga bisa mendapatkan nilai ekonomis, bahkan bisa menabung dari sampah yang dikumpulkan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Fitriyana menyampaikan bahwa sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 dan PP Nomor 81 Tahun 2012, setiap rumah tangga wajib melakukan pengurangan, penanganan, dan pemilahan sampah sejak dari rumah.

“Melalui momentum tersebut, kita dorong gerakan bersama ‘Ayo Pungut, Ayo Pilah, dan Ayo Olah’. Sampah tidak lagi menjadi masalah, melainkan bisa membawa berkah jika dikelola dengan benar,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Nurliani, menyebut kegiatan ini diikuti perangkat Kelurahan Baru sebagai tuan rumah, Ketua PKK Kelurahan Baru, serta Ketua RT 1 hingga 30, dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang.

“Dasar dari kegiatan ini adalah bagaimana masyarakat semakin peduli dan berperan aktif dalam mengelola sampah. Harapannya, setelah kegiatan ini, warga bisa langsung mempraktikkan pengelolaan sampah dari rumah masing-masing,” kata Nurliani. (DANANG/j)