PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam rangka memperingati ulang tahun ke-63, SD Katolik Yos Soedarso menggelar serangkaian lomba dan kegiatan yang berlangsung dari 5 hingga 10 September 2025.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat siswa, tetapi juga wadah silaturahmi antar sekolah TK dan SD se-Kotawaringin Timur. Dengan tema “Bersatu Membangun Generasi Unggul” dan motto “Non Scholae Sed Vitae Discimus” (Kami belajar bukan untuk sekolah, tetapi untuk hidup), sekolah ini menegaskan komitmennya sebagai lembaga pencetak generasi berkarakter, berintelektual, dan bermoral.

Lomba dibagi menjadi dua kategori, yaitu lomba umum antar sekolah dan lomba internal siswa SDK Yos Soedarso. Lomba umum meliputi modern dance, vocal solo, ranking 1, fashion show busana Dayak, dan mini soccer. Sementara itu, lomba internal menghadirkan fashion show casual, ranking 1, lomba mading, serta lomba memasak cemilan sehat. Antusiasme peserta dari berbagai sekolah negeri dan swasta menunjukkan besarnya dukungan masyarakat terhadap pendidikan yang berkualitas dan inklusif.

Ketua Yayasan Siswarta Perwakilan Sampit, Pastor Yohanes Kopong Tuan, MSF, menyampaikan harapan besar agar SDK Yos Soedarso terus meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. Ia menekankan pentingnya kerja sama yang solid antara guru, pimpinan sekolah, dan yayasan, yang dilandasi etika, ketaatan, kerendahan hati, serta komunikasi yang baik.

“Kami ingin SDK menjadi sekolah unggul yang siap menghadapi era globalisasi dan digitalisasi modern,” ujarnya kepada Borneonews pada Kamis, 11 September 2025.

Kepala Sekolah, Suster Yuliana, SPC, S.Pd, turut menyampaikan harapannya agar momen ulang tahun ini menjadi titik tolak bagi seluruh tenaga pendidik untuk terus berkembang, beradaptasi, dan berinovasi. Ia juga berharap agar Tuhan terus mengutus orang-orang yang peduli terhadap kemajuan pendidikan di SDK Yos Soedarso, sehingga sekolah ini semakin maju dan relevan dengan perkembangan zaman.

Kasi Kurikulum dan Penilaian SD, Muhammad Noor Akbar, S.Pd, M.Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa usia 63 tahun merupakan perjalanan panjang yang patut disyukuri. Ia menyebut SDK Yos Soedarso bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat membentuk pribadi yang berprestasi dan berkarakter mulia.

“Sekolah ini telah membuktikan diri sebagai wadah pembentukan generasi masa depan yang berkualitas,” tuturnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh pendidikan, di antaranya Pengawas SD Dewi Sri Wahyuni, S.Pd, mantan kepala sekolah SDK Yos Soedarso, komite sekolah, serta kepala sekolah dari KB, TK, SMP, SMA, dan SMK di bawah naungan Yayasan Siswarta. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan lintas jenjang terhadap pendidikan dasar yang bermutu.

Para guru pendamping, donatur, serta peserta didik dari berbagai sekolah juga turut memeriahkan acara. Kehangatan dan semangat kebersamaan terasa di setiap sudut kegiatan, mencerminkan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh SDK Yos Soedarso: persatuan, prestasi, dan pelayanan pendidikan yang humanis.

Dengan semangat perayaan ini, SD Katolik Yos Soedarso menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai-nilai kemanusiaan. Harapan besar dari para pemimpin dan pendidik menjadi pendorong kuat bagi sekolah ini untuk terus melangkah maju, mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan zaman. (TESTI PRISCILLA/H)