PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Kebakaran lahan kembali terjadi di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah.

Api membakar kawasan perbatasan Desa Teluk Bogam dan Desa Keraya, Kecamatan Kumai, pada Kamis, 11 September 2025, kemarin.

Laporan pertama masuk ke Posko TRC BPBD Kobar sekitar pukul 12.19 WIB. Setelah mendapat arahan dari Plt Kabid Kedaruratan dan Logistik, Andan Santana, tim segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.

“Api yang mengarah ke Teluk Bogam sudah bisa dipadamkan, tapi di sisi Keraya masih berasap sehingga perlu pemantauan lanjutan,” kata Andan Santana, Jumat, 12 September 2025.

Upaya pemadaman dimulai pukul 14.00 WIB hingga 19.00 WIB. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Manggala Agni, KPHP, MPA Desa Keraya dan Teluk Bogam, serta sejumlah relawan, diturunkan untuk mengendalikan api.

Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 10 hektar lahan savana, semak belukar, dan pepohonan. Dari total luasan, sekitar 2 hektar berhasil dipadamkan.

Proses pemadaman tidak berjalan mudah. Akses menuju lokasi sulit dilalui mobil tangki suplai air karena kondisi jalan buruk. Selain itu, sumber air di sekitar lokasi sangat terbatas.

“Tim akhirnya mengandalkan parit galian sebagai sumber air utama untuk pemadaman,” lanjut Andan.

Hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui. BPBD Kobar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat kondisi cuaca di wilayah setempat masih panas berawan dan rawan memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (DANANG/H)