SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Keberadaan Bank Sampah Lestari Alamku, bank sampah swasta di Kotawaringin Timur mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Bank sampah yang sudah beroperasi sekitar tiga bulan ini mulai memasarkan sampah bernilai ekonomi ke Banjarmasin.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kotim, Yayat Hidayat mengatakan bahwa saat ini sudah banyak ibu rumah tangga yang bergabung menjadi nasabah bank sampah tersebut.

"Bank sampah itu sudah beroperasi sekitar tiga bulan dan mulai memasarkan sampah bernilai ekonomi ke Banjarmasin," ujarnya.

Bank Sampah ini di Jalan Pangeran Antasari Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Bank sampah itu milik swasta namun di bawah binaan Dinas Lingkungan Hidup. 

Yayat mengungkapkan bahwa Dinas Lingkungan Hidup sebenarnya memiliki bank sampah di kawasan Perumahan Tidar yang didirikan bersama Karang Taruna pada tahun 2013. Namun, bank sampah tersebut terhenti setelah pandemi COVID-19.

"Ini rencananya akan kami aktifkan lagi untuk mengakomodir pengelolaan sampah di Kecamatan Baamang melalui kerja sama dengan Karang Taruna atau lainnya. Peralatan yang rusak akan kita perbaiki," jelas Yayat.

Dengan adanya Bank Sampah Lestari Alamku dan rencana reaktivasi bank sampah milik pemerintah diharapkan pengelolaan sampah di Kotim dapat lebih optimal dan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. (DEVIANA/R)