KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan – Wakil Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Wamendiktisaintek RI), Prof Stella Christie, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Katingan untuk meninjau lokasi pembangunan calon sekolah unggulan Garuda, Jumat sore, 12 September 2025. 

Dari empat lokasi yang ditinjau, lokasi pertama yang berada di tepi jalan kompleks perkantoran dan berdekatan dengan rumah jabatan dianggap paling strategis.

Prof Christie menjelaskan bahwa lokasi strategis ini didukung oleh kondisi tanahnya yang liat, berbeda dengan lokasi lain yang cenderung bergambut. 

“Struktur tanahnya di sini tanah liat, jadi untuk pondasi lebih mudah dibanding yang bergambut,” ujar Prof Christie. 

Ia menambahkan bahwa pihaknya juga akan berkeliling kota untuk menelusuri nilai historis, seperti bekas pertapaan Tjilik Riwut, pendiri sekaligus gubernur pertama Kalimantan Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, Prof Christie mengungkapkan bahwa Kalimantan Tengah masuk dalam lima besar dari 20 lokasi yang direncanakan untuk pembangunan sekolah unggulan di Indonesia. 

“Kalteng (Katingan) cukup besar [potensinya] setelah kami meninjau,” tegasnya.

Terkait proses pembangunan, Prof Christie menyatakan bahwa keputusan akhir akan diambil dengan cepat, paling lambat dalam waktu satu setengah minggu setelah peninjauan ini. 

“Prosesnya memang panjang, tapi untuk membuat keputusan apakah jadi dibangun di sini, itu biasa sangat cepat karena data sudah dimasukkan dari kontes terbuka,” paparnya.

Jika Katingan terpilih, pembangunan gedung direncanakan selesai pada tahun 2027, sehingga dapat digunakan untuk tahun ajaran 2027-2028. 

Dari total 20 hektar lahan yang disiapkan, sekitar 2 hektar lebih akan digunakan untuk bangunan, sementara sisanya 18 hektar akan dijaga kelestariannya sebagai area alami. 

Pihak kementerian juga berharap dapat bekerja sama dengan masyarakat dan universitas di Kalteng.

Bupati Katingan, Saiful, yang didampingi oleh Wakil Bupati Firdaus, menyambut hangat kunjungan Wamendiktisaintek RI. Saiful berharap agar Katingan dapat dipilih sebagai lokasi pembangunan salah satu dari 20 sekolah unggulan di Indonesia. "Kami berharap Katingan nantinya bisa dipilih oleh pusat untuk sekolah unggulan Garuda dari 20 sekolah di Indonesia," ungkapnya. (ABDUL GOFUR/y)