BORNEONEWS, Sampit – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dalam dua hari terakhir mengakibatkan banjir di Desa Satiung, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Sedikitnya 11 rumah warga terdampak dengan ketinggian air mencapai 80 hingga 90 sentimeter.
Kepala Desa Satiung, Hermanto, membenarkan adanya genangan banjir tersebut. Ia mengatakan banjir sudah berlangsung dua hari dan masih berpotensi meluas jika intensitas hujan tidak menurun.
“Informasi sementara ada 11 rumah terdampak banjir. Ketinggian air sekitar 80-90 cm. Hingga kini belum ada laporan air masuk ke dalam rumah, tapi kemungkinan bisa bertambah jika hujan terus turun,” jelas Hermanto, Sabtu, 13 September 2025.
Hermanto menambahkan, banjir di Desa Satiung memang kerap terjadi setiap musim penghujan dengan curah hujan tinggi. Kondisi geografis yang berada di daerah rendah membuat air mudah meluap dan menggenangi pemukiman warga.
“Memang daerah ini kalau hujan deras rawan tergenang. Kami sudah mengingatkan warga untuk selalu waspada,” tandasnya. (DEWI PATMALASARI/H)









