BORNEONEWS, Kuala Kurun - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) memberikan penghargaan kepada Puskesmas Kurun atas pengelolaan aplikasi Sistem Informasi Keluarga (SIGA) dan Sistem Informasi Rantai Pasok Alat dan Obat Kontrasepsi (SIRIkA) tahun 2025.
Penghargaan tersebut telah diserahkan oleh Bupati Gunung Mas Jaya S Monong langsung kepada Kepala Puskesmas Kurun Vera Crista pada peringatan Hari Keluarga Nasional (harganas) ke-32 yang dilaksanakan di GPU Damang Batu, Kamis, 4 September 2025.
"Pengelolaan data yang baik dan tepat waktu menjadi fondasi dalam pengambilan kebijakan kesehatan yang efektif. Puskesmas Kurun telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam hal ini, dan patut menjadi contoh bagi puskesmas lainnya di Kabupaten Gunung Mas," kata Jaya, Minggu, 14 September 2025.
Sementara itu, Kepala DP2KBP3A Kabupaten Gunung Mas Rina Sari menjelaskan bahwa Puskesmas Kurun mendapatkan penghargaan tersebut karena secara aktif dan tepat waktu dalam pelaporan dan pemanfaatan integrasi SIGA SIRIKA di Fasyankes.
"Integrasi SIGA SIRIKA itu sendiri merupakan penggabungan aplikasi Sistem Informasi Keluarga (SIGA) dan Sistem Informasi Rantai Pasok Alat dan Obat Kontrasepsi (SIRIKA) untuk memantau dan mengelola data yang lebih akurat dan terintegrasi khususnya dalam rantai pasok Kontrasepsi di Indonesia dan di Kabupaten Gunung Mas," jelas Rina.
Tujuannya kata Rina Sari yakni untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan Keluarga Berencana (KB) serta Ketersediaan alat dan obat kontrasepsi (alokon) di fasyankes.
Kepala Puskesmas Kurun Vera Crista bersyukur dan berterima kasih atas penghargaan yang telah diberikan kepada pihaknya dan atas bimbingan yang telah diberikan.
"Dengan adanya pencapaian penghargaan ini menjadi motivasi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat akuntabilitas serta meningkatkan pemanfaatan teknologi di bidang kesehatan," ucapnya. (RISKA YULYANA/J)









