PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Setelah pelantikan pengurus baru Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Kapuas periode 2025–2029, dukungan dan arahan terus mengalir dari berbagai pihak. Ketua Umum IPSI Kalimantan Tengah, Guntur Talajan, turut menyampaikan pesan penting kepada jajaran pengurus baru agar segera menjalin koordinasi aktif dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kapuas.

Guntur menekankan bahwa sinergi antara IPSI dan KONI merupakan langkah strategis untuk memperkuat pembinaan atlet. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan antar-perguruan silat di Kapuas, sebagai fondasi utama dalam membangun kekuatan pencak silat yang solid dan inklusif.

“Persatuan antar-perguruan adalah modal utama untuk mencetak pendekar yang tangguh dan berprestasi,” ujarnya pada Minggu, 14 September 2025.

Guntur secara khusus meminta IPSI Kapuas untuk mulai fokus mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Kalimantan Tengah yang akan digelar pada tahun 2026 di Kabupaten Kotawaringin Barat.

“Terus jaga kekompakan dan fokus pada persiapan Porprov. Koordinasi dengan KONI Kapuas sangat penting untuk menyiapkan atlet-atlet pendekar kita,” tegasnya.

Arahan tersebut sejalan dengan komitmen Ketua IPSI Kapuas terpilih, H Abdullah, yang sebelumnya menyatakan tekadnya membangun IPSI sebagai organisasi profesional dan berorientasi pada prestasi. Ia menargetkan pencapaian medali emas di berbagai ajang, baik tingkat provinsi, nasional, maupun internasional, dengan mengedepankan pembinaan yang adil dan transparan.

Kepengurusan IPSI Kapuas saat ini melibatkan 14 perguruan silat aktif dan mendapat dukungan dari unsur militer Kodim 1011/KLK, menciptakan struktur organisasi yang kuat dan kolaboratif. Dukungan lintas sektor ini menjadi modal penting dalam mewujudkan visi besar IPSI sebagai wadah pembinaan karakter, prestasi, dan pelestarian budaya pencak silat.

Dengan kepemimpinan yang visioner dan dukungan penuh dari IPSI Provinsi, KONI, serta masyarakat Kapuas, IPSI Kapuas kini berada di jalur yang tepat untuk membawa pencak silat ke puncak kejayaan. Porprov XIII/2026 menjadi tantangan sekaligus peluang untuk membuktikan bahwa pendekar Kapuas mampu bersinar di panggung olahraga Kalimantan Tengah. (TESTI PRISCILLA/y)