PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Roadshow Pasar Modal Syariah yang digelar oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Kalimantan Tengah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan PT. Korea Investment And Sekuritas Indonesia (KISI) berlangsung sukses di Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperluas pemahaman masyarakat mengenai investasi yang aman, etis, dan sesuai prinsip syariah.

Wakil Bupati Pulang Pisau, H Ahmad Jayadikarta, dalam sambutannya menegaskan bahwa ekonomi syariah kini telah menjadi arus utama dalam membangun sistem ekonomi nasional yang adil dan berkelanjutan. Sementara itu, Bupati Kapuas, H M Wiyatno, mengajak seluruh pihak untuk menjadikan roadshow ini sebagai langkah nyata dalam membumikan ekonomi syariah yang inklusif dan menyejahterakan masyarakat di Bumi Tingang Menteng Panunjung Tarung.

Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, turut memberikan pesan penting dalam kegiatan tersebut.

“Pasar Modal Syariah hadir sebagai alternatif investasi yang tidak hanya memberikan peluang keuntungan, tetapi juga menjunjung tinggi prinsip keadilan, transparansi, serta kesesuaian dengan aspek kesyariahan. Oleh karena itu, penguatan literasi pasar modal syariah sangat penting agar semakin banyak masyarakat memanfaatkan peluang investasi syariah yang memberikan dampak positif bagi pembangunan nasional,” ujarnya pada Minggu, 14 September 2025.

Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi edukatif dari para narasumber. Perwakilan BEI menyampaikan materi mengenai konsep dasar Pasar Modal Syariah, termasuk instrumen investasi yang sesuai dengan prinsip syariah dan mekanisme transaksi yang transparan. Sementara itu, narasumber dari KISI menjelaskan secara rinci cara berinvestasi secara syariah serta implementasi teknologi Sharia Online Trading System (SOTS) yang memungkinkan masyarakat bertransaksi secara digital dengan tetap menjaga kesesuaian syariah.

Sesi tanya jawab berlangsung interaktif, mencerminkan antusiasme peserta dalam memahami lebih dalam tentang investasi syariah. Berbagai pertanyaan seputar keamanan transaksi, potensi keuntungan, dan regulasi pasar modal syariah dijawab langsung oleh para ahli, memberikan kejelasan dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan syariah.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, MES dan OJK berharap dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kalimantan Tengah. Roadshow ini bukan hanya menjadi ajang sosialisasi, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam pengembangan pasar modal syariah di Indonesia, mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam membangun ekosistem keuangan yang beretika, inklusif, dan berkelanjutan. (TESTI PRISCILLA/y)