BORNEONEWS, Tamiang Layang – Upacara bendera di SMK Negeri 2 Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur, Senin, 15 September 2025, berlangsung berbeda dari biasanya. Kapolsek Dusun Timur, Ipda Sulkhan Sururi, hadir sebagai pembina upacara sekaligus menyampaikan pesan penting mengenai bahaya bullying, penyalahgunaan media sosial, dan narkoba kepada sekitar 250 siswa, dewan guru, serta staf sekolah.
Dalam amanatnya, Kapolsek menegaskan bahwa perundungan atau bullying merupakan tindakan yang tidak dapat ditoleransi. Menurutnya, dampak dari perilaku tersebut bisa menghancurkan mental korban, menurunkan prestasi belajar, hingga menimbulkan masalah sosial yang lebih luas.
“Bullying adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan. Saya mengajak semua siswa untuk menjauhi perilaku tersebut demi terciptanya lingkungan sekolah yang sehat dan nyaman,” tegas Ipda Sulkhan.
Ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan media sosial secara bijak. Media sosial, lanjutnya, bisa menjadi sarana positif untuk menambah wawasan, tetapi jika digunakan secara keliru justru menimbulkan kerugian bagi diri sendiri maupun orang lain.
“Jangan mudah terprovokasi dengan berita-berita yang belum jelas kebenarannya. Gunakan media sosial untuk hal-hal yang bermanfaat dan membangun,” pesannya di hadapan para siswa.
Usai memimpin upacara, Kapolsek melanjutkan koordinasi dengan Kepala SMKN 2 Tamiang Layang dan jajaran guru. Dalam pertemuan itu, ia menekankan pentingnya peran aktif sekolah dalam memberikan arahan kepada siswa, terutama agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba maupun jaringan peredaran gelap.
“Kami berharap pihak sekolah terus mengawasi dan memberikan pembinaan yang tegas kepada siswa terkait bahaya narkoba, bullying, dan penggunaan media sosial. Peran guru sangat penting dalam membimbing generasi muda agar tidak salah langkah,” tambahnya.
Kegiatan yang turut dihadiri Bhabinkamtibmas Kelurahan Tamiang Layang itu berjalan lancar dan penuh khidmat. Para siswa terlihat antusias mengikuti upacara serta mendapatkan pemahaman baru mengenai pentingnya menjaga lingkungan sekolah yang aman, bebas dari bullying dan bijak dalam bermedia sosial. (AGUSTINUS BOLE MALO/H)









