PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tim Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan pemantauan dan evaluasi pengimbasan program Revitalisasi Bahasa Daerah atau RBD di sejumlah sekolah di Kota Palangka Raya. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa implementasi program RBD berjalan sesuai dengan harapan dan memberikan dampak nyata dalam pelestarian bahasa daerah di lingkungan pendidikan.

Dalam pelaksanaannya, tim Balai Bahasa didampingi oleh perwakilan Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Mira Setiawati, serta Leger, selaku Guru Utama dan Pengawas Sekolah. Kehadiran mereka turut memperkuat sinergi antara lembaga bahasa dan institusi pendidikan dalam mendukung keberlanjutan program revitalisasi bahasa daerah.

Tim melakukan kunjungan langsung ke empat sekolah, yaitu SMPN 9 Palangka Raya, SMPN 3 Palangka Raya, SDN Percobaan, dan SDN 6 Panarung. Di setiap lokasi, tim disambut dengan antusias oleh pihak sekolah, guru, dan siswa yang telah mulai mengimplementasikan materi dan kegiatan pembelajaran berbasis bahasa daerah.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Sukardi Gau, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat sekolah-sekolah dalam menjalankan program RBD.

“Kami melihat adanya komitmen yang kuat dari para guru dan siswa untuk menjaga dan menghidupkan kembali bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya. Ini adalah langkah penting dalam membangun kesadaran linguistik sejak usia dini,” ujarnya pada Senin, 15 September 2025.

Menurut Sukardi, hasil pemantauan menunjukkan bahwa pengimbasan program telah berjalan cukup baik. Beberapa sekolah bahkan telah mengintegrasikan bahasa daerah dalam kegiatan ekstrakurikuler dan lomba-lomba kebahasaan.

“Kami akan terus mendampingi dan memberikan penguatan agar program ini tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi menjadi bagian dari budaya belajar di sekolah,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Balai Bahasa Kalteng dalam mendukung pelestarian bahasa daerah melalui jalur pendidikan. Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan komunitas pendidikan, program RBD diharapkan mampu memperkuat jati diri lokal dan memperkaya keragaman budaya bangsa. (TESTI PRISCILLA/j)