NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Festival Budaya Melayu Kutaringin 2025 yang digelar di Nanga Bulik ibu kota Kabupaten Lamandau terus menjadi perayaan budaya yang sukses memikat hati masyarakat. Memasuki hari kelima, festival ini tetap menjadi destinasi favorit, terutama bagi para pencinta kuliner yang ingin menikmati kekayaan rasa jajanan tradisional khas Melayu.

Area kuliner festival tampak hidup dan ramai, dipenuhi pengunjung yang antusias mencari hidangan favorit mereka. Aroma menggoda dari berbagai jajanan tradisional seperti kerupuk basah, kerupuk ikan belida, kerupuk ikan haruan, wadai apam, blodar, lemper, klepon, lepat ubi, dan lainnya seolah menjadi daya tarik utama yang sulit ditolak.

"Setiap malam saya selalu datang ke festival ini. Selain untuk menikmati suasana yang meriah, saya juga ingin mencicipi berbagai jajanan tradisional yang jarang saya temui," ujar Ani, seorang pengunjung setia festival, Senin, 15 September 2025.

Jumiah, salah satu pedagang yang menjajakan berbagai jajanan khas Melayu, mengungkapkan rasa senangnya atas antusiasme pengunjung. 

"Alhamdulillah, dagangan kami selalu laris manis. Kami berharap festival ini terus diadakan setiap tahun agar kami bisa terus melestarikan dan memperkenalkan kuliner khas daerah kami," tuturnya.

Selain area kuliner, Festival Budaya Melayu Kutaringin 2025 juga menawarkan berbagai atraksi menarik lainnya, seperti pameran lukisan yang menampilkan karya seni lokal dan permainan rakyat yang menghibur semua kalangan usia.

Festival Budaya Melayu Kutaringin 2025 diharapkan dapat terus menjadi wadah untuk melestarikan dan memajukan kekayaan budaya Melayu di Kalimantan Tengah, serta meningkatkan potensi pariwisata dan perekonomian di Kabupaten Lamandau. (NATALIA KRISTIN/j)