BORNEONEWS, Pulang Pisau - Sebagian wilayah di Indonesia sudah memasuki musim pancaroba, dari kemarau ke musim hujan, tak terkecuali di Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), Kalimantan Tengah.
Kepala Dinas Kesehatan Pulpis, dr Pande Putu Gina mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan, agar terhindar dari penyakit.
"Musim penghujan rentan berbagai penyakit, seperti ISPA karena cuaca yang lembab rentan terjadi ISPA, apalagi bagi penderita asma. Selain itu, juga ada diare dan demam berdarah," kata Pande, Selasa, 16 September 2025.
Untuk Demam Berdarah, kata Pande, nyamuk DBD sangat suka air bersih yang tergenang. Sebab, tempat itu menjadi tempat berkembangbiaknya.
"Nyamuk Aedes Aegypti akan bertelur di genangan air jernih dan tenang seperti bak mandi, vas bunga, tempat minum hewan peliharaan, pot tanaman, hingga wadah bekas yang menampung air," jelas Pande.
Di musim penghujan, lanjut Pande, kebiasaan masyarakat menampung air hujan. Tempat penampungan air hujan sebaiknya ditutup rapat, sehingga tidak menjadi sarang nyamuk DBD.
Pande mengimbau masyarakat agar melakukan pencegahan DBD, misalnya dengan menerapkan 3M plus, menguras, menutup, mendaur ulang barang bekas. Dia juga mengingatkan untuk selalu menjaga hidup sehat dan kebersihan lingkungan. (RETHA/Y)









