PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Junaidi, menyampaikan apresiasi kepada Polda Kalteng atas keberhasilan mengungkap kasus perdagangan beras oplosan di wilayahnya.

Pengungkapan kasus ini dinilai sebagai langkah penting dalam melindungi hak-hak konsumen dan menjaga stabilitas harga pangan di Kalteng.

"Kami dari DPRD Kalteng sangat mengapresiasi kinerja Polda Kalteng yang telah berhasil mengungkap kasus beras oplosan ini. Ini adalah bukti keseriusan aparat kepolisian dalam memberantas praktik-praktik curang yang merugikan masyarakat," ujar Junaidi, Selasa, 16 September 2025.

Junaidi menambahkan, praktik beras oplosan tidak hanya merugikan konsumen dari segi ekonomi, tetapi juga dapat membahayakan kesehatan. Oleh karena itu, ia berharap agar kasus ini dapat diusut tuntas hingga ke akar-akarnya, serta memberikan efek jera bagi pelaku lainnya.

"Kami berharap Polda Kalteng dapat terus meningkatkan pengawasan terhadap peredaran bahan pangan di Kalteng, sehingga masyarakat dapat terhindar dari produk-produk yang tidak berkualitas dan berbahaya," katanya.

Selain itu, Junaidi juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam membeli beras dan produk pangan lainnya. Masyarakat diharapkan dapat lebih teliti dalam memeriksa label dan kemasan produk, serta tidak tergiur dengan harga yang terlalu murah.

DPRD Kalteng, lanjut Junaidi, akan terus mendukung upaya-upaya Polda Kalteng dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk dalam memberantas kejahatan di bidang pangan.

"Kami siap bersinergi dengan Polda Kalteng dan instansi terkait lainnya untuk menciptakan Kalteng yang aman, nyaman, dan sejahtera," pungkasnya. (PATHUR/H)