PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kabupaten Kotawaringin Barat resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov XIII Kalimantan Tengah yang akan digelar pada tahun 2026.

Dalam rangka menyukseskan ajang olahraga terbesar di provinsi ini, Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI Provinsi Kalimantan Tengah bersama KONI Kobar dan Pemerintah Kabupaten Kobar telah menggelar serangkaian rapat koordinasi intensif.

Salah satu keputusan penting yang dihasilkan dari pertemuan tersebut adalah penetapan maskot resmi Porprov XIII.

Sosok orangutan yang membawa payung kesultanan dipilih sebagai lambang semangat dan identitas lokal yang akan mewarnai seluruh rangkaian kegiatan Porprov.

Maskot ini diharapkan mampu merepresentasikan kekayaan alam dan budaya Kotawaringin Barat secara menyeluruh.

Ketua Harian KONI Kobar, Arief Asrofi, menjelaskan bahwa pemilihan orangutan sebagai maskot bukanlah tanpa alasan.

"Orangutan merupakan simbol dari Taman Nasional Tanjung Puting, yang dikenal secara internasional sebagai pusat rehabilitasi orangutan pertama di Indonesia. Keberadaan taman nasional ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kobar dan Kalimantan Tengah," kata Arief kepada Borneonews pada Selasa, 16 September 2025.

Sementara itu, payung kesultanan yang dibawa oleh maskot melambangkan sejarah panjang dan warisan budaya kerajaan yang pernah berjaya di wilayah Kotawaringin Barat.

Kombinasi antara fauna khas dan simbol budaya ini menciptakan maskot yang tidak hanya unik, tetapi juga sarat makna filosofis dan historis.

Ketua Umum KONI Kalimantan Tengah, Rahmat Hidayat, menyampaikan bahwa persiapan Porprov XIII terus berjalan secara intensif.

Dalam rapat koordinasi yang digelar pada Selasa, 16 September 2025, tiga agenda utama menjadi fokus pembahasan, yakni penetapan logo dan maskot, penyusunan draf jadwal penyelenggaraan, serta pengesahan Surat Keputusan (SK) panitia besar Porprov.

Dengan semangat kolaborasi dan identitas lokal yang kuat, Porprov XIII diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan kekayaan alam dan budaya Kotawaringin Barat kepada khalayak luas.

Maskot orangutan berpayung kesultanan menjadi simbol harapan dan kebanggaan masyarakat dalam menyambut pesta olahraga provinsi ini.(TESTI PRISCILLA/R)