BORNEONEWS, Palangka Raya - Setelah penetapan maskot orangutan berpayung kesultanan yang mencuri perhatian publik, persiapan Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov XIII Kalimantan Tengah tahun 2026 terus bergerak dinamis.
Diakui sebagai ajang olahraga terbesar di provinsi ini, Porprov menjadi fokus utama bagi Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI Provinsi Kalimantan Tengah dalam berbagai rapat unsur pimpinan yang digelar secara berkala.
Ketua Umum KONI Kalteng, Rahmat Hidayat, menyampaikan bahwa sepulang dari kunjungan koordinasi di Kotawaringin Barat, pihaknya langsung menggelar rapat lanjutan di kantor KONI Kalteng.
"Rapat lanjutan akan kembali kita laksanakan pada Kamis, 18 September 2025 untuk membahas secara rinci segala aspek teknis dan administratif yang berkaitan dengan penyelenggaraan Porprov XIII," kata Rahmat pada Selasa, 16 September 2025.
Salah satu keputusan strategis yang lahir dari rangkaian rapat tersebut adalah pembentukan panitia besar Porprov XIII.
Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah, secara resmi menyetujui struktur kepanitiaan yang akan melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kobar. Menariknya, beliau sendiri akan memimpin langsung sebagai ketua panitia besar.
"Kolaborasi lintas lembaga ini menjadi fondasi penting dalam menjamin kelancaran dan kesuksesan Porprov XIII," kata Nurhidayah.
Sinergi antara KONI Kalteng, Pemerintah Kabupaten Kobar, dan KONI Kobar dinilai sebagai kekuatan utama dalam menghadirkan event olahraga yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga berkelas dan berbudaya.
Selain pembentukan panitia, rapat juga membahas penguatan komunikasi publik, logistik venue, dan kesiapan teknis cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Semua pihak sepakat bahwa Porprov XIII harus menjadi momentum kebangkitan olahraga daerah sekaligus ajang promosi potensi lokal Kotawaringin Barat.
Dengan semangat gotong royong dan kepemimpinan yang inklusif, Porprov XIII 2026 diharapkan mampu menjadi simbol persatuan, prestasi, dan kebanggaan Kalimantan Tengah.
Maskot orangutan berpayung kesultanan kini tak hanya menjadi ikon visual, tetapi juga lambang komitmen bersama menuju suksesnya pesta olahraga provinsi.(TESTI PRISCILLA/R)









