BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sejumlah ruas jalan di Kota Pangkalan Bun dikeluhkan warga karena minim penerangan jalan umum (PJU). Kondisi gelap tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Heni, salah seorang warga Pangkalan Bun, Rabu, 17 September 2025. mengaku sering merasa was-was ketika melintasi Jalan Utama Pasir Panjang pada malam hari.
“Banyak sekali lokasi jalan di Pangkalan Bun yang gelap, terutama di Jalan Utama Pasir Panjang, Jalan Pramuka, dan beberapa ruas lainnya di dalam kota. Saya yang biasa pulang kerja sekitar pukul 20.00 WIB merasa was-was saat melewati jalur itu karena sangat minim pencahayaan,” ujar Heni.
Hal senada juga disampaikan Rudi, warga Pangkalan Bun lainnya. Ia menambahkan bahwa selain gelap, beberapa ruas jalan dalam kota juga mengalami kerusakan.
“Selain minim penerangan, saat ini di beberapa ruas jalan juga ada lubang. Saya bahkan sempat tidak sengaja melintasi lubang ketika melewati Jalan Pramuka menuju arah Jalan Utama Pasir Panjang,” ujar Rudi.
Menurut Rudi kondisi tersebut jelas berpotensi menimbulkan kecelakaan bagi pengguna jalan. Karena itu, ia berharap pihak terkait segera mengambil langkah untuk memperbaiki.
“Harapan kami jalan-jalan di Kota Pangkalan Bun bisa terang di malam hari, apalagi pajak PJU juga otomatis sudah dibayar masyarakat ketika membeli token listrik maupun membayar listrik bulanan,” pungkasnya. (WAHYU KRIDA/H)









