BORNEONEWS, Nanga Bulik - Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi penipuan yang mengatasnamakan dirinya melalui aplikasi WhatsApp.
Modus penipuan ini menggunakan nomor telepon yang tidak dikenal untuk menghubungi warga dengan berbagai alasan, seperti meminta sumbangan atau menawarkan proyek fiktif.
"Saya tidak pernah meminta sumbangan atau menawarkan proyek apapun melalui WhatsApp. Jika ada yang menghubungi dengan mengatasnamakan saya, jangan langsung percaya. Segera konfirmasi kebenarannya," tegas Bupati, Rabu, 17 september 2025.
Bupati juga meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memberikan informasi pribadi kepada orang yang tidak dikenal, terutama melalui media sosial atau aplikasi pesan instan.
"Jangan mudah percaya dengan iming-iming hadiah atau tawaran yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Selalu waspada dan jangan ragu untuk melaporkan hal-hal yang mencurigakan kepada pihak berwajib," tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Lamandau berkomitmen untuk melindungi masyarakat dari segala bentuk penipuan. Bupati Rizky Aditya Putra berharap masyarakat dapat lebih cerdas dan waspada dalam menghadapi berbagai modus penipuan yang semakin canggih. (NATALIA KRISTIN/j)









