NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Pemerintah Kabupaten Lamandau menunjukkan komitmen kuatnya dalam mengembangkan sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sertifikasi Fotografi. Acara pembukaan Bimtek ini dilaksanakan di Aula infektorat, pada selasa ,16 September 2025.

Asisten Organisasi Kepemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Triadi, hadir mewakili Bupati Lamandau dalam acara tersebut. Kehadirannya menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan sektor pariwisata.

Dalam keterangannya, Triadi menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM di bidang pariwisata. Ia menyampaikan bahwa fotografi memiliki peran strategis dalam mempromosikan potensi daerah. 

"Fotografi adalah bahasa universal yang dapat menyampaikan keindahan dan keunikan Lamandau kepada dunia," ujarnya. Rabu, 17 Agustus 2025.

Bimtek ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, termasuk masyarakat umum yang memiliki minat di bidang fotografi, staf personal, serta pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertugas dan memiliki keterkaitan dengan bidang kefotografian. Keberagaman peserta ini diharapkan dapat menciptakan sinergi dan kolaborasi yang baik dalam mengembangkan potensi fotografi di Lamandau.

Triadi menambahkan, Bimtek ini diharapkan dapat membekali para peserta dengan keterampilan fotografi yang mumpuni, sehingga mereka mampu menghasilkan karya-karya visual yang menarik dan berkualitas. Karya-karya tersebut diharapkan dapat menjadi sarana efektif untuk mempromosikan pariwisata, investasi, dan budaya Lamandau.

Lebih lanjut, Triadi menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Bimtek ini. Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk meningkatkan kompetensi diri.

"Dengan SDM yang berkualitas, kita dapat mengembangkan sektor pariwisata Lamandau menjadi lebih maju dan berdaya saing," pungkas Triadi.

Dengan diselenggarakannya Bimtek ini, Pemerintah Kabupaten Lamandau berharap dapat mencetak fotografer-fotografer handal yang mampu mengangkat potensi pariwisata daerah ke tingkat nasional maupun internasional. (NATALIA KRISTIN/H)