BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kalteng menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas aparatur melalui program pelatihan yang adaptif.
Dalam Pelatihan Penyusunan Rencana Kontingensi (RENKON) 2025, BPSDM menghadirkan pendekatan yang menitikberatkan pada keterampilan teknis dan pengambilan keputusan.
“Pelatihan ini bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi bertujuan agar setiap aparatur benar-benar memahami bagaimana menyusun rencana kontingensi yang komprehensif, realistis, dan sesuai dengan potensi risiko di daerah masing-masing,” tegas Kepaa BPSDM Kalteng, Nunu Andriani di Palangka Raya, Rabu, 17 September 2025.
Ia menyebut rencana kontingensi yang baik menjadi pedoman jelas pemerintah daerah dalam bertindak sehingga pelayanan publik tidak terganggu meski terjadi situasi darurat.
BPSDM juga memastikan materi pelatihan mengikuti perkembangan zaman agar ASN mampu mengambil keputusan cepat dan tepat.
Komitmen ini diharapkan mampu mencetak aparatur yang tangguh serta siap menjalankan perannya dalam mitigasi risiko di Kalteng. (HERMAWAN DP/j)
BPSDM Kalteng Perkuat Kapasitas ASN Hadapi Risiko Darurat
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Kalteng Prioritas Penanganan Karhutla, BNPB: Bantuan Luar Negeri untuk Teknologi Pemadaman
Komentar (0)
Memuat komentar…







