BORNEONEWS, Sampit – Seekor orangutan dilaporkan muncul di area yang akan dijadikan lokasi peternakan ayam petelur di Jalan Jenderal Sudirman Km 10, tepatnya masuk ke Jalan Darung Bawan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Komandan BKSDA Resort Sampit, Muriansyah, mengatakan laporan diterima pada Rabu, 17 September 2025, sekitar pukul 11.30 WIB. Laporan disertai video yang dikirim warga bernama Andi.
“Menindaklanjuti laporan tersebut, sekitar pukul 13.00 WIB petugas Pos Sampit langsung melakukan observasi ke lokasi. Namun, orangutan tidak ditemukan lagi,” kata Muriansyah.
Dalam pengamatan petugas, ditemukan dua sarang orangutan kelas B dan D. Kondisi vegetasi di lokasi didominasi semak belukar serta hutan kecil dengan akses masuk yang cukup mudah dilalui mobil.
Dari keterangan pelapor, video yang dikirim ternyata direkam tiga hari sebelumnya. Hal ini memperkuat dugaan bahwa orangutan tersebut hanya melintas.
“Di lokasi kemunculan juga tidak ditemukan pohon buah maupun tanaman kelapa sawit. Areal tersebut merupakan hutan yang baru dibuka untuk rencana peternakan ayam petelur,” imbuhnya.
Ia juga memberikan pengarahan kepada warga terkait perilaku orangutan. Hal ini penting agar masyarakat memahami bagaimana bersikap jika kembali berhadapan dengan satwa dilindungi tersebut.
“Kami imbau masyarakat tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan satwa maupun diri sendiri. Orangutan biasanya hanya melintas ketika habitatnya terganggu,” pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/j)









