BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Kebakaran hebat melanda sebuah kandang ayam milik warga di Desa Sungai Pakit, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, pada Rabu, 17 September 2025 malam.
Peristiwa tersebut diduga kuat akibat korsleting listrik pada instalasi lama yang tidak terawat.
Kapolsek Pangkalan Banteng, IPTU Agung Sugiarto, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa kebakaran berawal dari instalasi listrik yang sudah lama tidak dipakai.
“Untuk penyebab kebakaran kandang ayam tersebut, karena instalasi listrik yang lama tidak digunakan,” ujar IPTU Agung, saat dikonfirmasi pada Kamis, 18 September 2025.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, seorang saksi yang baru pulang dari Pangkalan Bun melihat api menyala di kandang ayam milik Nedi Haryatmo. Tidak berselang lama, api cepat membesar hingga melalap bangunan tersebut.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian materi ditaksir mencapai Rp 400 juta. Api menghanguskan dua bangunan kandang ayam yang sudah lama tidak dipakai sekitar dua tahun.
“Kandang ayam yang terbakar terdiri dari dua bangunan, yakni ukuran 60 x 40 meter dan 40 x 8 meter. Kondisi kandang saat kejadian dalam keadaan kosong,” jelas Kapolsek.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di lingkungan sekitar, terutama bangunan yang sudah lama tidak digunakan, guna menghindari potensi kebakaran.
“Kami mengingatkan warga untuk selalu mengecek dan merawat instalasi listrik. Jangan sampai kejadian serupa terulang lagi,” pungkasnya. (DANANG/H)
Akibat Korsleting Listrik, Kandang Ayam di Pangkalan Banteng Ludes Terbakar
Bagikan:

PANGKALAN BUN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ini 2 Lokasi Depot Air Gratis di MB Ketapang Sampit
Oli Berceceran di Bundaran Besar Jalan Pemuda Kapuas
Anak Beruang Madu yang Terpisah dari Induknya Diselamatkan Warga Seruyan
Meski Awal Musim Hujan di Kapuas Diprediksi November, El Nino Berpotensi Kurangi Intensitas Hujan hingga 2027
Induk Orangutan Terluka Tetap Jaga Anaknya di Tengah Kepungan Karhutla Desa Kandan Kotim
664 Hektare Eks Konsesi PWN di Lamandau Terbakar
Komentar (0)
Memuat komentar…







