PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Pemkab Kobar) berharap RSUD Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Harapan itu disampaikan dalam kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar di Aula Kantor Bupati Kobar, Kamis, 18 September 2025.

Bupati Kobar Hj. Nurhidayah melalui sambutan yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekretariat Daerah Kobar Syahruddin, menyampaikan apresiasi kepada manajemen RSSI atas terselenggaranya forum tersebut.

"Saya mewakili Bupati Kotawaringin Barat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Direktur dan seluruh jajaran RSUD Sultan Imanuddin yang telah menginisiasi forum ini. Forum ini adalah bukti nyata komitmen rumah sakit untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan dengan melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama pembangunan daerah. Hal itu karena kesehatan merupakan hak dasar warga negara sekaligus investasi penting untuk menciptakan sumber daya manusia unggul dan produktif.

"RSUD Sultan Imanuddin sebagai rumah sakit rujukan utama di daerah kita memegang peranan sentral dalam mewujudkan visi tersebut," katanya.

FKP kali ini mengangkat tema “Rumah Sakit Lebih Dekat, Pelayanan Lebih Cepat, dengan Pengembangan Layanan”. Kegiatan ini dinilai strategis karena sesuai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, masyarakat harus dilibatkan dalam penyusunan hingga evaluasi standar layanan.

"Ini bukan sekadar formalitas, melainkan mekanisme penting untuk memastikan bahwa layanan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat," jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta forum untuk menyampaikan masukan secara terbuka dan konstruktif. Mulai dari pelayanan unit gawat darurat, keramahan petugas, kebersihan fasilitas, kemudahan akses informasi, hingga inovasi layanan baru.

"Setiap masukan akan menjadi data yang sangat berharga bagi manajemen rumah sakit dalam merumuskan kebijakan dan program kerja ke depan," Tuturnya. (DANANG/H)