BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya kian gencar membangun, terutama taman. Pembangunan taman ini selaras dengan motto "Kota Cantik" yang kerap digaungkan. Sejumlah taman kota dibangun, menciptakan kota asri, dengan mempercantik lingkungan. Pihak DPRD Palangka Raya mendukung, dan bahkan mengapresiasi upaya tersebut.
"Saya apresiasi, tapi juga kritik, selama ini kawasan taman yang dibangun sangat rawan dijahili tangan usil, sehingga fasilitas pemkot yang dibangun dengan anggaran besar sering dirusak," ungkap Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Nenie A Lambung kepada Borneonews, Rabu (9/11/2016).
Memang ia mengakui taman sangat diperlukan bagi masyarakat untuk sekadar bersantai atau berpiknik bersama keluarga. Terlebih dengan kemajuan jaman yang mengakibatkan tuntutan pekerjaan juga kian meningkat, masyarakat membutuhkan spot-spot untuk bersantai.
"Sekarang sudah betul, tiap taman ada pos jaganya. Ini supaya bisa menjaga taman yang sudah buat dan dipercantik dengan sejumlah tanaman yang uangnya berasal dari pajak masyarakat," tandasnya.
Belakangan ini memang Pemko seolah habis-habisan membangun. Setelah menyulap taman di kawasan Yos Sudarso lama, Yos Sudarso ujung menuju lingkar luar, kini pembangunan fisik terus berlanjut di sejumlah kawasan jalan lainnya, seperti di Jalan Garuda. Selanjutnya pemkot juga sudah menyiapkan petugas yang akan menjaga kawasan taman-taman tersebut.
Politisi PDI Perjuangan ini juga telah melihat sendiri sejumlah pembangunan pos jaga, bahkan rencananya pembangunan pos jaga akan terus berlanjut hingga tahun 2017 mendatang pada setiap area kawasan taman.
Selama ini, tanpa adanya pengawasan maka banyak taman yang berisikan bunga-bunga hias serta pernak-pernik taman yang didesain oleh instansi teknis rusak dan dicuri oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
"Kalau ada yang jaga pasti oknum yang memiliki niat jahat tidak mungkin berani berbuat macam-macam. Selama ini juga untuk membangun taman biayanya tidak murah dan memerlukan dana yang cukup besar, kendati pelaksanaan pembangunannya itu bertahap. Kami mengetahui betul, bahwa langkah ini diambil pemko adalah semata-mata guna tidak membuang-buang anggaran yang sudah diplotkan untuk pembangunan taman dan kami apresiasi itu," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/N).








