PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia yang jatuh setiap tanggal 28 September, Persatuan Dokter Hewan Indonesia atau PDHI Provinsi Kalimantan Tengah bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya menggelar kegiatan vaksinasi dan pemeriksaan hewan gratis. Kegiatan ini rencananya akan dilangsungkan di halaman kantor DPKP Kota Palangka Raya yang memang rutin dilaksanakan setiap tahun. Tentu kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat karena menjadi momen yang ditunggu-tunggu setiap tahunnya.

Ketua PDHI Provinsi Kalimantan Tengah, drh Eko Hari Yuwono, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya rabies serta pentingnya vaksinasi rutin bagi hewan penular seperti anjing dan kucing.

“Rabies adalah penyakit zoonosis yang sangat fatal. Pencegahan melalui vaksinasi adalah langkah paling efektif,” ujar Eko kepada Borneonews pada Jumat, 19 September 2025.

Menurut drh Eko yang juga menjabat sebagai Kepala Puskeswan Kalampangan ini, Palangka Raya masih tergolong daerah endemis rabies, sehingga upaya pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan. Ia menambahkan bahwa edukasi kepada masyarakat juga menjadi bagian penting dalam memutus rantai penularan.

“Kami tidak hanya memberikan layanan gratis, tetapi juga menyampaikan informasi tentang cara merawat hewan dan mengenali gejala rabies,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan pangan Kota Palangka Raya Sugianto melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan Kesehatan Masyarakat Veteriner Pengolahan dan Pemasaran Hasil Ternak, drh Ganjar Priyatno menuturkan bahwa kegiatan ini akan melibatkan puluhan dokter hewan dan relawan serta komunitas peduli hewan seperti RSAT Palangka Raya serta klinik-klinik hewan yang ada di Kota Cantik. Selain vaksinasi, dilakukan pula pemeriksaan kesehatan umum bagi hewan peliharaan, termasuk pengecekan kondisi kulit, gigi, dan berat badan.

“Kami ingin memastikan hewan-hewan ini sehat secara menyeluruh, bukan hanya bebas rabies,” tambah drh Ganjar.

drh Ganjar berharap kegiatan yang dilakukan DPKP Kota Palangka Raya secara rutin setiap tahunnya ini dapat dicontoh oleh daerah-daerah lainnya juga yang ada di Kalimantan Tengah. Sehingga upaya pencegahan penularan rabies ini juga dapat menjangkau wilayah kabupaten lain. Kegiatan Rutin memperingati World Rabies Day ini didukung penuh oleh Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kalteng serta didukung oleh Balai Karantina Kalimantan Tengah.

“Kami ingin membangun budaya peduli hewan dan kesehatan masyarakat secara bersamaan. Rabies bukan hanya masalah hewan, tapi juga ancaman bagi manusia,” tutup drh Ganjar.(TESTI PRISCILLA/Y)