PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - GAPKI Cabang Kalimantan Tengah menginisiasi Forum Group Discussion atau FGD bertema perlindungan kesehatan pekerja sawit pada Kamis, 18 September 2025, di Palangka Raya. Kegiatan ini menghadirkan dokter dan tenaga kesehatan dari berbagai perusahaan perkebunan kelapa sawit, termasuk Sekretaris Eksekutif Gapki Cabang Kalteng yang juga Mantan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng, Rawing Rambang.

“GAPKI tengah merancang kebijakan yang lebih inklusif untuk mendukung layanan kesehatan di perkebunan. Ia menekankan bahwa perlindungan pekerja harus menjadi prioritas utama,“ kata Ketua GAPKI Kalteng, Syaiful Panigoro saat membuka kegiatan.

Materi yang disampaikan dalam FGD mencakup transformasi layanan kesehatan, sinergi lintas sektor, dan strategi peningkatan produktivitas melalui pendekatan medis. Immanuel Manurung menyoroti pentingnya kemitraan antara pengusaha dan pemerintah.

Sementara itu dr Findy R Septiandy menekankan bahwa klinik perusahaan bukan sekadar fasilitas, tetapi juga instrumen strategis dalam menjaga stabilitas operasional. Ia mendorong audit berkala terhadap layanan kesehatan internal.

Dalam sesi terakhir, dr Bintang Hari P membahas sistem evakuasi medis dan penanganan pra-rumah sakit. Ia mengingatkan bahwa kecepatan dan kesiapan dalam situasi darurat dapat menyelamatkan nyawa dan mencegah kerugian besar.

FGD ini ditutup dengan pembentukan Forum Dokter dan Tenaga Kesehatan GAPKI Kalteng, yang akan menjadi platform kolaboratif untuk menyusun standar layanan dan pelatihan berkelanjutan. (TESTI PRISCILLA/y)