KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan – Banjir melanda Desa Samba Bakumpai di Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, sejak Kamis,18 September 2025.

Ketinggian air terpantau antara 20 hingga 60 sentimeter. Ada ratusan rumah warga dan beberapa fasilitas umum yang terdampak.

Camat Katingan Tengah, Purwoko, Jumat, 19 September 2025, melaporkan bahwa banjir kali ini telah berdampak signifikan terhadap sembilan RT di Desa Samba Bakumpai. 

Berdasarkan data yang dihimpun tadi malam per pukul 20.00 WIB, total 192 rumah warga terdampak dengan jumlah 702 jiwa dari 342 kepala keluarga (KK).

"Kami terus memantau situasi di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut," ujar Purwoko. 

"Sejauh ini, katanya, tim di lapangan telah melakukan pendataan dan memastikan keselamatan warga.

Selain rumah warga, banjir juga merendam fasilitas umum, termasuk sebuah Pustu (Puskesmas Pembantu). 

Kondisi ini juga mengganggu akses transportasi air, di mana penyeberangan perahu (ferry) sudah tidak dapat beroperasi.

"Fasilitas penyeberangan tidak bisa digunakan, sehingga warga harus mencari jalur alternatif atau menggunakan perahu kecil untuk beraktivitas," jelas Purwoko.

Pihak kecamatan mengimbau seluruh warga terdampak untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika ada kondisi darurat. "Laporan dan pemantauan situasi akan terus diperbarui secara berkala, dan tim di lapangan siap membantu evakuasi jika diperlukan," tambah Camat Katingan Tengah, Purwoko. (ABDUL GOFUR/y)