BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Heri Fauzi, menindaklanjuti laporan terkait genangan air yang terjadi di Jalan Yos Sudarso VII, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Palangka Raya segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemantauan dan penanganan.
Dari hasil pemantauan awal, TRC BPBD Kota Palangka Raya menemukan beberapa penyebab utama terjadinya genangan air di wilayah tersebut. Pertama, drainase yang ada tersumbat dan sebagian ditutup untuk akses masuk ke pemukiman warga.
Kedua, drainase kecil yang seharusnya mengalirkan air ke drainase besar kondisinya sudah tertutup sehingga tidak berfungsi dengan baik.
"Setelah menerima laporan, kami langsung menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan pemantauan dan mencari solusi. Dari hasil pemantauan, kami menemukan bahwa drainase yang tersumbat dan drainase kecil yang tertutup menjadi penyebab utama genangan air," ujar Heri Fauzi, Jumat, 19 September 2025.
Sebagai tindak lanjut, TRC BPBD Kota Palangka Raya melakukan pembersihan selokan yang dipenuhi sampah dedaunan dan lumpur. Penumpukan sedimen di dalam selokan menghambat aliran air, sehingga menyebabkan genangan.
Selain itu, tim juga menemukan gorong-gorong yang ambruk dan penumpukan material yang memperparah kondisi drainase.
"Kami melakukan pembersihan selokan dari sampah dan lumpur. Kami juga berupaya memperbaiki gorong-gorong yang ambruk agar aliran air kembali lancar," jelas Heri Fauzi.
Heri Fauzi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan ke dalam selokan atau drainase. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan agar tidak terjadi penumpukan sampah yang dapat menyebabkan penyumbatan drainase.
BPBD Kota Palangka Raya akan terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap potensi bencana yang ada di wilayah Kota Palangka Raya.
"Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan kepada BPBD apabila menemukan adanya potensi bencana agar dapat segera ditangani," pungkasnya. (PATHUR/H)









