BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menegaskan bahwa World Clean Up Day (WCD) menjadi momentum penting untuk mengingatkan masyarakat mengenai ancaman krisis sampah yang terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini disampaikannya saat menghadiri kegiatan WCD di Palangka Raya, Jumat, 19 September 2025.
Achmad Zaini menjelaskan bahwa kegiatan WCD bertujuan untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam menangani krisis sampah yang semakin mengkhawatirkan.
Ia mengungkapkan data bahwa timbulan sampah di Indonesia mencapai kurang lebih 56 juta ton per tahun, sementara di Kota Palangka Raya sendiri mencapai sekitar 150 ton per hari.
“Dalam kesempatan ini kita setidaknya kegiatan WCD ini bertujuan untuk bagaimana kita ikut berpartisipasi menangani krisis sampah, volume sampah. Seperti kita ketahui bahwa data yang kita terima setidaknya di Indonesia ini timbulan sampah luar biasa, kurang lebih 56 juta ton per tahun. Untuk Kota Palangka Raya kan sekitar 150 ton juga tiap hari. Nah ini harus ditangani,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Achmad Zaini mengatakan bahwa penanganan masalah sampah membutuhkan kerjasama dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, dan mendaur ulang sampah yang masih bisa dimanfaatkan.
Pemerintah Kota Palangka Raya terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola sampah dengan baik. Berbagai program dan kegiatan telah dilaksanakan, seperti sosialisasi, pelatihan, dan penyediaan fasilitas pengelolaan sampah.
Melalui kegiatan WCD ini, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat, sekaligus memperkuat upaya kolektif dalam mengurangi dampak sampah terhadap kehidupan sehari-hari.
Achmad Zaini berharap WCD dapat menjadi momentum untuk mengubah perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah.
"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan demi menciptakan Kota Palangka Raya yang bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali," pungkasnya. (PATHUR/H)









