BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menyampaikan bahwa World Clean Up Day (WCD) merupakan momentum bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan aksi nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan masing-masing.
Hal ini disampaikannya dalam rangka memperingati WCD di Kota Palangka Raya, Jumat, 19 September 2025.
Fairid Naparin menjelaskan bahwa WCD bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan ajang untuk menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan di sekitar tempat tinggal, tempat kerja, dan tempat-tempat umum lainnya.
"World Clean Up Day ini adalah momentum bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai awal untuk mengubah perilaku kita dalam menjaga kebersihan," ujar Fairid Naparin.
Lebih lanjut, Fairid Naparin mengatakan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, swasta, organisasi masyarakat, hingga individu, untuk bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Pemerintah Kota Palangka Raya terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Berbagai program dan kegiatan telah dilaksanakan, seperti sosialisasi, pelatihan, dan penyediaan fasilitas pengelolaan sampah.
Fairid Naparin berharap WCD dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan setiap hari. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai bagian dari gaya hidup.
Dengan lingkungan yang bersih, Fairid Naparin yakin Kota Palangka Raya akan menjadi lebih indah, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.
"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Palangka Raya yang bersih dan lestari," pungkasnya. (PATHUR/H)









