BORNEONEWS, Tamiang Layang – Ribuan aparatur sipil negara (ASN), pelajar, hingga masyarakat di Kabupaten Barito Timur turun tangan dalam kerja bakti serentak pada Jumat pagi, 19 September 2025.
Aksi ini digelar di lingkungan kantor, sekolah, serta fasilitas umum sebagai tindak lanjut dari ajakan Bupati Barito Timur, M Yamin, dalam rangka mendukung World Cleanup Day (WCD) 2025.
Sejak pukul 07.00 WIB, suasana di pusat perkantoran dan sekolah-sekolah tampak berbeda. Para peserta dengan antusias memungut sampah, membersihkan saluran air, hingga merapikan taman. Di sejumlah titik, aksi ini berlangsung dengan penuh semangat gotong royong yang melibatkan lintas generasi.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Barito Timur, Mishael, menyebut kerja bakti serentak ini wujud nyata kepedulian masyarakat Barito Timur terhadap lingkungan.
"Kegiatan ini sekaligus memperkuat gerakan kebersihan global yang pada tahun ini mengusung tema Menuju Indonesia Bersih 2029. Tema ini selaras dengan target nasional Indonesia Bebas Sampah sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2025–2029," ujarnya.
Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat terlihat di berbagai wilayah kecamatan. Para ASN fokus membersihkan area kantor dan fasilitas umum, sementara para pelajar diarahkan menjaga kebersihan sekolah dan lingkungan sekitar.
"Aksi serentak ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kebersihan sejak dini," terang Mishael.
World Cleanup Day sendiri merupakan gerakan internasional yang telah berlangsung sejak 2018 dan kini melibatkan lebih dari 180 negara. Di Indonesia, kegiatan ini dilaksanakan sebulan penuh, mulai 15 September hingga 15 Oktober 2025, dengan Barito Timur menjadi salah satu daerah yang berpartisipasi aktif. (AGUSTINUS BOLE MALO/H)









