TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Barito Timur menggelar kegiatan jalan sehat dan senam bersama dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2025, Jumat, 19 September 2025.

Kegiatan yang berlangsung meriah ini diikuti oleh seluruh pegawai Dishub serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di sekitar kantor Dishub.

Kepala Dishub Barito Timur, Bertulumeus, mengatakan bahwa momentum Harhubnas menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan antar-instansi sekaligus meneguhkan semangat pengabdian di bidang transportasi. 

“Kami memperingati Hari Bakti Transportasi Untuk Negeri atau Harhubnas tahun 2025 dengan kegiatan positif, hari ini kami melaksanakan jalan sehat dan senam bersama sebagai bentuk semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kesehatan,” ujarnya.

Selain kegiatan olahraga bersama, Dishub Barito Timur juga menyiapkan sejumlah rangkaian acara lainnya. Pada Selasa, 23 September 2025, akan digelar syukuran Harhubnas dengan melibatkan berbagai OPD. Tidak hanya itu, turnamen biliar antar-instansi juga akan diselenggarakan.

“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana membangun kebersamaan antarpegawai lintas instansi sambil menyalurkan hobi olahraga,” tambah Bertulumeus.

Pada sektor keselamatan lalu lintas, sebelumnya Dishub Barito Timur juga telah mengadakan lomba pelajar pelopor lalu lintas. Tahun ini, SMA Negeri 1 Benua Lima berhasil meraih juara pertama tingkat provinsi.

Menurut Bertulumeus, pihaknya juga berencana memperluas langkah itu dengan melibatkan siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). 

“Kami ingin sejak dini anak-anak memahami arti penting rambu-rambu lalu lintas dan belajar menaati aturan berkendara,” jelasnya.

Dalam peringatan Harhubnas 2025 ini, Bertulumeus juga menyampaikan harapan bagi masyarakat. Ia mengajak warga Barito Timur untuk semakin patuh terhadap regulasi lalu lintas demi keselamatan bersama. 

“Keselamatan di jalan raya tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada kesadaran setiap pengguna jalan dalam mematuhi aturan,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menyoroti kondisi jalan nasional di Barito Timur yang dinilai perlu perhatian lebih, terutama ruas Ampah–Tamiang Layang yang kerap memicu kecelakaan. 

“Kami berharap pemerintah provinsi maupun pusat dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan nasional di Barito Timur. Perbaikan jalan yang rusak sangat mendesak demi mengurangi risiko kecelakaan,” pungkas Bertulumeus. (AGUSTINUS BOLE MALO)