BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berupaya mengurangi ketergantungan pada benih melon impor dengan mengembangkan varietas Meldo UPNVY2.
Inovasi ini merupakan hasil penelitian tim Fakultas Pertanian UPNVY di Smart Green House berukuran 1.500 meter persegi yang bekerja sama dengan Dinas TPHP Kalteng.
Pemimpin tim dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian UPNVY, Bambang Supriyanta menilai pengembangan melon premium Meldo UPNVY2 di Kalimantan Tengah adalah langkah penting.
Terutama dalam mendukung diversifikasi pangan sekaligus menghadirkan produk hortikultura dengan nilai tambah yang tinggi.
Kepala Dinas TPHP Kalteng Rendy Lesmana menuturkan bahwa sinergi ini mendukung kemandirian benih dan menciptakan varietas yang adaptif di berbagai wilayah Indonesia.
“Upaya ini juga menjadi solusi alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada benih melon impor,” tuturnya seperti dikutip Borneonews pada Jumat, 19 September 2025.
Ia juga menggarisbawahi bahwa hasil pengembangan ini membuka peluang pasar baru bagi petani lokal dan meningkatkan daya saing produk hortikultura Kalteng. (HERMAWAN DP/R)
Kolaborasi Pemprov Kaltneg dan UPNVY Kurangi Ketergantungan Benih Melon Impor
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemkab Apresiasi Bantuan Pemprov Kalteng Perkuat Akses Jalan Sepaku-Perigi
Karhutla Kalteng 2026 Tembus 7.007 Kejadian dan 20.247,99 Hektare, Hotspot Oktober Sudah 142.697 Titik
Hotspot Kalteng Turun Hampir Separuh ke 8.048 Titik, Kejadian Karhutla Harian 55 Luas 139,81 Hektare
Agustiar Apresiasi Kolaborasi Berbagai Pihak dalam Penanganan Karhutla Kalteng
Edy Pratowo Ingatkan Warga Waspada Karhutla dan Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
Wagub Kalteng Salurkan Bantuan Pangan dan BLT KHBS untuk 368 KPM di Sematu Jaya
Komentar (0)
Memuat komentar…







