BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) berhasil mengevakuasi seekor ular king cobra dengan panjang sekitar 4 meter yang masuk ke dalam rumah warga di Jalan Pangkalan Bungur Dalam, Gang Mangga 4 RT 27, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Jumat, 19 September 2025.
Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kobar, Dwi Agus Suhartono, mengatakan pihaknya memang menerima laporan penanganan ular berbisa tersebut dari masyarakat.
"Kami menerima laporan sekitar pukul 17.45 WIB dari warga bernama Mahyuni yang melihat seekor ular king cobra berada di samping motor di dalam rumahnya. Tim regu I segera bergerak ke lokasi," kata Dwi Agus Suhartono.
Dwi Agus Suhartono menjelaskan, setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pengecekan dan memastikan bahwa ular tersebut adalah king cobra.
"Petugas kemudian melakukan evakuasi dengan menggunakan peralatan standar seperti grab stik dan hook. Proses evakuasi berjalan cepat, hanya sekitar tiga menit, dan ular berhasil diamankan ke dalam karung," jelas Dwi Agus Suhartono.
Menurut Dwi Agus Suhartono, ular tersebut memiliki panjang sekitar 4 meter.
"Dengan ukuran sebesar itu, tentu cukup membahayakan keselamatan warga. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," jelas Dwi Agus Suhartono.
Dwi Agus Suhartono mengapresiasi kewaspadaan warga yang segera melapor sehingga penanganan bisa dilakukan dengan cepat.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama di musim hujan atau kondisi lingkungan yang rawan satwa liar masuk ke permukiman. Jika menemukan ular atau hewan berbahaya lainnya, segera hubungi Damkar agar bisa ditangani secara aman," jelas Dwi Agus Suhartono.
Sementara itu, Mahyuni, warga yang melaporkan kejadian tersebut, mengaku awalnya curiga ketika melihat kucing peliharaannya sedang mengawasi sesuatu.
"Saya lihat ternyata ada ular besar di samping motor. Saya langsung melapor ke Damkar lewat WhatsApp karena khawatir kalau ular itu bergerak lebih jauh masuk rumah," jelas Mahyuni.
Petugas regu I yang terlibat dalam evakuasi yakni Rusdianto, dengan menggunakan sarana 1 unit mobil Triton, serta peralatan hook dan grab stik. Saat evakuasi berlangsung, kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan gerimis. (WAHYU KRIDA/j)









