BORNEONEWS, Sampit – Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) di Kotawaringin Timur (Kotim) berlangsung sukses dengan serangkaian kegiatan yang melibatkan seluruh insan transportasi. Mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian acara.
"Alhamdulillah ya, jadi kami bersyukur kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta'ala bahwasanya serangkaian kegiatan Hari Perhubungan Nasional dari kegiatan awal hingga akhir hari ini semua berjalan lancar. Ini juga berkat dari partisipasi seluruh insan transportasi," ujar Ketua Panitia Peringatan Harhubnas Kotim, Hendrik Sugiharto, Sabtu,20 September 2025.
Rangkaian kegiatan Harhubnas tahun ini dimulai sejak tanggal 6 September, dengan berbagai aktivitas seperti lomba bola voli, kerja bakti di area pelabuhan, dan donor darah pada tanggal 15 September. Puncak acara dilaksanakan pada tanggal 17 September dengan upacara peringatan.
"Dan hari ini adalah acara pamungkas di mana kegiatan ini juga dilangsungkan dengan kegiatan jalan santai. Kita juga lihat sendiri bahwasanya kegiatan hari ini dari pagi hingga selesainya kegiatan kita semuanya berjalan dengan lancar," tambahnya.
Hendrik juga menyampaikan harapannya terhadap kemajuan transportasi di Kotim sebagai insan perhubungan, tentunya juga berharap nanti kedepannya terkait dengan transportasi ini semakin benar-benar semakin maju dan ini juga untuk kepentingan masyarakat umum pada umumnya," pungkasnya.
Sementara Bupati Kotim Halikinnor yang turut hadir dan melepas jalan sehat tersebut mengungkapkan momentum itu menjadi saat yang tepat untuk mempererat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan transportasi yang aman, lancar, efisien, dan berkelanjutan.
"Jalan sehat ini bukan hanya ajang olahraga dan silaturahmi, namun juga simbol komitmen kita bersama dalam membangun sektor perhubungan yang lebih sehat secara fisik, sistem, dan pelayanan,"
Lebih lanjut ia menyebut transportasi bukan sekadar alat mobilitas, tetapi menjadi urat nadi perekonomian dan penggerak pembangunan daerah.
Khususnya di Kotim, sektor perhubungan memiliki peran sangat penting. kawasan pelabuhan sampit ini adalah wajah maritim kita, pintu keluar-masuk logistik, dan salah satu penggerak ekonomi lokal.
"Untuk itu, pengembangan pelabuhan dan konektivitas antarmoda harus terus kita dukung, baik dari sisi infrastruktur maupun kualitas SDM," tutupnya. (DEVIANA/H)









