SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor mengatakan dari total 185 koperasi merah putih desa/kelurahan yang telah terbentuk saat ini 5 koperasi sudah mulai menjalankan usaha.

“Dapat kami sampaikan bahwa terdapat 185 koperasi merah putih desa/kelurahan di Kotim. Dari jumlah tersebut, sementara ini ada 5 koperasi yang sudah melaksanakan usaha,” ujar Halikinnor, Minggu, 20 September 2025.

Kelima koperasi tersebut adalah Koperasi Merah Putih Desa Karang Tunggal, Kecamatan Parenggean, Koperasi Merah Putih Kelurahan Kota Besi Hulu, Kecamatan Kota Besi, Koperasi Merah Putih Desa Telaga Baru, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Koperasi Merah Putih Kelurahan Mentawa Baru Hilir, dan Koperasi Merah Putih Desa Rantau Tampang.

Saat ini 92 koperasi merah putih di Kotim sudah menginput data pada Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan (SIMKOPDES). Namun, hingga kini belum ada yang mengajukan pinjaman ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

“Aset koperasi saat ini sebagian besar masih berupa bangunan yang dipinjamkan oleh pemerintah desa, kelurahan, maupun masyarakat setempat,” imbuhnya.

Pemerintah daerah berencana melaksanakan sosialisasi SIMKOPDES dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian Koperasi RI agar para pengurus lebih memahami sistem tersebut.

Menurut Halikinnor, koperasi merah putih menjadi strategi membangkitkan kemandirian ekonomi masyarakat desa. Pemerintah hadir bukan hanya sebagai fasilitator, tetapi juga penggerak dalam membuka akses, memutus ketergantungan, dan memperkuat ekonomi rakyat.

“Kami berkomitmen mendukung percepatan operasional koperasi merah putih melalui pendampingan dan fasilitasi unit-unit usaha,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat dan pelaku koperasi untuk menjaga semangat kebersamaan, gotong royong, serta saling mendukung.

“Mari kita bangun koperasi yang profesional, modern, berdaya saing, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kotim,” tutup Halikinnor. (DEWI PATMALASARI/R)