BORNEONEWS, Sampit – Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor mengapresiasi terbentuknya Koperasi Merah Putih di tingkat desa dan kelurahan.
Menurutnya, koperasi memiliki peran vital dalam meningkatkan perekonomian daerah sekaligus kesejahteraan masyarakat.
“Saya merasa bersyukur, bangga, dan sangat mengapresiasi pembentukan Koperasi Merah Putih yang tentunya akan membawa dampak positif bagi perekonomian daerah serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Halikinnor, Minggu, 21 September 2025.
Koperasi adalah salah satu pilar utama perekonomian Indonesia yang sesuai dengan semangat gotong royong dan prinsip keadilan sosial. Melalui koperasi, akses ekonomi dapat diperluas kepada seluruh lapisan masyarakat, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi.
“Dengan adanya Koperasi Merah Putih, masyarakat dan pelaku usaha bisa berkolaborasi, berbagi pengalaman, serta membangun kemandirian ekonomi di tingkat daerah,” tambahnya.
Pembentukan koperasi ini selaras dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih desa/kelurahan. Instruksi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong swasembada pangan berkelanjutan serta pemerataan pembangunan ekonomi dari desa sebagai perwujudan Asta Cita Presiden menuju Indonesia Emas 2045.
Di Kotim, tercatat ada 185 Koperasi Merah Putih desa/kelurahan, yang terdiri dari 17 kelurahan dan 168 desa. Dari jumlah itu, lima koperasi sudah mulai menjalankan usaha.
Hingga saat ini 92 koperasi di Kotim telah menginput data dalam Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan (SIMKOPDES). Meski demikian, belum ada koperasi yang mengajukan pinjaman ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
“Aset koperasi sementara ini masih berupa bangunan yang dipinjamkan pemerintah desa maupun masyarakat setempat. Karena itu, kami akan melaksanakan sosialisasi terkait SIMKOPDES dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian Koperasi RI,” ujarnya.
Halikinnor menegaskan Koperasi Merah Putih merupakan langkah strategis dalam membangkitkan kembali semangat kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Pemerintah daerah berkomitmen hadir bukan hanya sebagai fasilitator, tetapi juga sebagai penggerak untuk memperkuat ekonomi rakyat.
“Pemerintah daerah kabupaten kotawaringin timur menegaskan komitmen dalam mendukung percepatan operasional koperasi merah putih desa/kelurahan melalui fasilitasi pendampingan, pelaksanaan unit-unit usaha koperasi merah putih,” pungkas Halikinnor. (DEWI PATMALASARI/R)









