PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya terus melakukan pemantauan terhadap kenaikan debit air di beberapa wilayah rawan banjir.

Pemantauan ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap potensi terjadinya banjir akibat curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Plt. Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi telah memantau secara intensif kondisi debit air di beberapa titik, di antaranya Jalan Mendawai Ujung, Jalan Sakan Induk, dan Jalan Petuk Katimpun.

"Kami terus memantau perkembangan debit air di wilayah-wilayah rawan banjir. Tujuannya adalah untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat jika terjadi peningkatan debit air yang signifikan," ujar Hendrikus Satria Budi, Minggu, 21 September 2025.

Berdasarkan hasil pantauan BPBD Kota Palangka Raya, berikut adalah kondisi terkini di beberapa wilayah:

1. Jalan Mendawai Ujung, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya:

- Ketinggian debit muka air naik dan berada 40 sentimeter di bawah permukaan jalan.

- Aktivitas masyarakat masih berjalan normal.

2. Jalan Sakan Induk, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya:

- Ketinggian debit muka air naik dan berada 40 sentimeter di bawah badan jalan.

- Aktivitas masyarakat masih berjalan normal.

3. Jalan Petuk Katimpun, Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya:

- Kedalaman sungai 4 meter.

- Terjadi kenaikan 1 meter dalam tiga hari terakhir berdasarkan informasi dari warga sekitar.

- Aktivitas masyarakat masih berjalan normal.

Hendrikus Satria Budi mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir untuk tetap waspada dan berhati-hati.

"Saya juga meminta masyarakat untuk selalu memantau informasi terkini dari BPBD Kota Palangka Raya terkait perkembangan situasi banjir," pungkasnya. (PATHUR/R)