BORNEONEWS, Palangka Raya - LP3KD Provinsi Kalimantan Tengah menunjukkan keseriusannya dalam menyambut Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik I Tingkat Provinsi yang akan digelar pada 19–21 November 2025.
Melalui Rakorda yang berlangsung selama tiga hari, LP3KD menyatukan langkah dan komitmen lintas kabupaten/kota demi suksesnya acara perdana ini.
Rakorda yang digelar di Aula GGS Tjilik Riwut, Gereja Katedral Santa Maria Palangka Raya, diikuti oleh 70 peserta dari sembilan daerah.
Kehadiran para utusan dari LP3KD kabupaten/kota menunjukkan antusiasme dan semangat kolaboratif dalam menyukseskan Pesparani tingkat provinsi.
Ketua Umum LP3KD Kalteng, FX Manesa, menutup Rakorda secara resmi pada Sabtu malam, 20 September 2025.
Dalam pidatonya, ia menyebut Rakorda sebagai tonggak penting dalam perjalanan menuju Pesparani yang bukan hanya bersifat seremonial, tetapi juga sarat makna kebersamaan dan spiritualitas.
“Rakorda ini bukan sekadar rapat teknis, tetapi juga ruang untuk menyatukan hati dan visi dalam pelayanan seni budaya gerejani. Kami ingin Pesparani menjadi cerminan semangat umat Katolik yang bersatu dalam keberagaman,” ujar Manesa.
Ia juga mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam proses persiapan.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bukti bahwa Pesparani adalah milik bersama dan layak mendapat perhatian luas.
Pesparani Katolik di tingkat provinsi ini diharapkan menjadi ajang pembinaan seni budaya gerejani yang berkelanjutan.
Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat solidaritas umat Katolik di Kalimantan Tengah dalam semangat toleransi dan persaudaraan lintas komunitas.(TESTI PRISCILLA/R)









