PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Sri Ani Rintuh, mendorong Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kereng Bangkirai agar terus melakukan inovasi dalam mengelola destinasi wisata lokal. Menurutnya, perkembangan pariwisata saat ini menuntut adanya terobosan baru, baik dari sisi layanan, promosi, maupun pengelolaan berbasis masyarakat.

Ia menegaskan bahwa Pokdarwis memiliki peran penting dalam menjaga dan mengembangkan potensi wisata Kereng Bangkirai. Sebagai pintu gerbang menuju Taman Nasional Sebangau, kawasan ini menyimpan daya tarik yang unik dengan pemandangan rawa gambut dan wisata susur sungai. 

“Kalau dikelola dengan baik, Kereng Bangkirai bisa menjadi destinasi unggulan Palangka Raya,” kata Sri Ani, Senin, 22 September 2025.

Politisi PKB ini juga menyoroti pentingnya memperkuat promosi digital sebagai strategi utama dalam memperluas jangkauan wisata. Menurutnya, tren wisatawan saat ini banyak mencari informasi melalui internet dan media sosial. Oleh karena itu, kehadiran Pokdarwis di platform digital akan sangat membantu meningkatkan kunjungan.

Sri Ani menambahkan, pelibatan generasi muda dalam pengelolaan dan promosi pariwisata menjadi kunci penting. Anak muda, katanya, memiliki kreativitas tinggi dalam membuat konten digital yang menarik, seperti foto, video, dan narasi yang mampu menarik perhatian wisatawan. 

“Kita harus berikan ruang bagi anak-anak muda untuk ikut memajukan wisata daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa inovasi yang dilakukan tidak hanya sebatas promosi, tetapi juga mencakup pengembangan produk wisata. Misalnya, penyediaan paket wisata edukasi tentang ekosistem rawa gambut, kegiatan budaya masyarakat lokal, hingga penguatan UMKM yang menjual produk khas daerah di sekitar kawasan wisata.

Menurut Sri Ani, dukungan dari pemerintah kota juga sangat dibutuhkan agar gerakan Pokdarwis lebih maksimal. Pemerintah, katanya, dapat berperan dalam memberikan pelatihan, bantuan sarana prasarana, hingga memfasilitasi kerja sama dengan pihak swasta. 

“Kolaborasi antara Pokdarwis, masyarakat, dan pemerintah akan mempercepat kemajuan wisata kita,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pengembangan wisata harus memperhatikan aspek keberlanjutan dan kelestarian lingkungan. Kereng Bangkirai dikenal dengan kekayaan alamnya, sehingga kegiatan wisata tidak boleh merusak ekosistem. Edukasi kepada wisatawan dan masyarakat setempat menjadi bagian penting dari strategi tersebut.

Sebagai penutup, Sri Ani Rintuh menyampaikan optimismenya bahwa dengan inovasi yang konsisten, promosi digital yang kuat, dan keterlibatan anak muda, wisata Kereng Bangkirai dapat semakin dikenal luas.

“Saya yakin Kereng Bangkirai bisa menjadi ikon wisata Palangka Raya yang membanggakan jika semua pihak serius berperan aktif,” pungkasnya. (MARINI/j)