BORNEONEWS, Palangka Raya – Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXVII Tahun 2025 mendapatkan wawasan penting tentang strategi terpadu pembangunan desa.
Materi yang diberikan dalam Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) menyoroti penguatan BUMDes dan digitalisasi UMKM.
Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, Nunu Andriani, menyebut bahwa kombinasi dua strategi ini bisa menjadi inspirasi bagi peserta untuk menciptakan inovasi di instansi masing-masing.
“(Kegiatan) ini menjadi momentum berharga untuk menyerap inovasi dan pengalaman, khususnya dari praktik baik yang ditunjukkan Kabupaten Banyuwangi dalam penguatan UMKM desa,” ujar Nunu Andriani seperti dikutip Borneonews pada Senin, 22 September 2025.
Perwakilan DPMD Banyuwangi, Bramudya memaparkan bagaimana BUMDes dapat menjadi pilar penggerak diversifikasi usaha kecil dan menengah. Hal ini dinilai mampu memperkuat kemandirian ekonomi desa.
Sementara itu, Budi Santoso dari Diskominfosantik Banyuwangi menegaskan bahwa digitalisasi adalah kunci memperluas pasar dan mempercepat layanan UMKM di era modern.
Sinergi antara BUMDes yang kuat dan digitalisasi UMKM diharapkan menjadi referensi peserta untuk membangun program yang lebih efektif dalam mendukung ekonomi perdesaan. (HERMAWAN DP/R)
BUMDes dan Digitalisasi Jadi Strategi Terpadu Penguatan Ekonomi Desa
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Hotspot Kalteng Turun Selama 4 Hari Terakhir, Tapi Karhutla Harian Bertahan di Kisaran 58 Kejadian
Penundaan TKA Kalteng jadi Kesempatan Perdalam Materi
Yuas Elko Minta Agen dan Pangkalan Elpiji 3 Kilogram di Kalteng Diawasi
Upaya Kendalikan Cuaca Kalteng, 7 Sortie OMC Tabur 4,5 Ton Dry Ice dan 2 Ton NaCl
Hotspot Kalteng Turun 90 Persen ke 770 Titik
Operasi Udara Kalteng Berlanjut: Lima Sortie OMC Tabur 3,7 Ton Dry Ice, Water Bombing di Seruyan Hilir
Komentar (0)
Memuat komentar…







