BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kabupaten Lamandau kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam ajang Lomba Guru Berprestasi (GUPRES) yang digelar di Palangka Raya pada 14 hingga 16 September 2025, salah satu guru terbaik Lamandau, Oktavia Dewi Abas dari TK Abadi, sekolah naungan Abdul Rasyid Foundation, berhasil meraih Juara Harapan 2.
“Sejak 2023 saya sudah mempersiapkan budidaya tanaman rosela bersama siswa dan guru di TK Bhakti Utama. Kemudian, pada 30 Juli 2024 saya memberanikan diri mengikuti ajang Guru Prestasi tingkat kabupaten. Alhamdulillah kami meraih Juara 1 Kepala Sekolah TK/PAUD Berprestasi tingkat Kabupaten. Dan di tanggal 15 September 2025 kembali bertanding di ajang provinsi, syukur masih mendapat Juara Harapan 2,” jelas Oktavia Dewi Abas, Selasa, 23 September 2025.
Oktavia Dewi Abas menjelaskan, materi lomba yang ditampilkan meliputi tes kognitif, tes presentasi best practice, dan tes wawasan kependidikan.
“Untuk tes kognitif saya meraih skor 89 dari 100. Pada presentasi best practice, saya menampilkan inovasi olahan bunga rosela berupa teh bunga rosela, selai rosela, sirup rosela, dan roll cake rosela. Sedangkan tes wawasan kependidikan lebih banyak tentang studi kasus dunia pendidikan terkini,” jelas Oktavia Dewi Abas.
Oktavia Dewi Abas menjelaskan inovasi rosela hijau lestari yang digagasnya akan terus dikembangkan di TK Abadi.
“Target saya ke depan adalah mereplikasi budidaya rosela di sekolah tempat saya bekerja, dan terus berkolaborasi dengan inovasi berikutnya. Bismillah, semoga ke depan bisa masuk tiga besar nominasi kepala sekolah TK berprestasi tingkat provinsi,” jelas Oktavia Dewi Abas
Sementara itu, guru lain dari sekolah naungan Abdul Rasyid Foundation yang juga ikut berkompetisi, Dian Tri Ekawati dari SD Tanjung Sawit Abadi, belum berhasil meraih juara.
Namun keikutsertaannya diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan kualitas mengajarnya.
Ajang GUPRES ini sendiri bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sekaligus menumbuhkan keteladanan guru di Indonesia. Dengan adanya kegiatan seperti ini, guru-guru di Kalimantan Tengah diharapkan terus berprestasi dan berkontribusi bagi peningkatan mutu pendidikan di daerah. (WAHYU KRIDA/y)









