BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Warga Jalan Trans Kalimantan, Kapuas Timur, kembali diresahkan oleh aksi pencurian mteran PDAM.
Peristiwa terbaru terjadi pada Selasa, 23 September 2025, sekitar pukul 03.32 WIB, di Jalan Trans Kalimantan, Km. 10. Aksi tersebut sempat terekam kamera CCTV yang dipasang oleh salah satu korban.
Menurut pengakuan korban Yahya, ada empat unit meteran PDAM yang hilang dari rumahnya. Ia berharap rekaman CCTV bisa membantu mengenali pelaku. Pencurian ini juga telah dilaporkannya ke pihak kepolisian.
"Ada empat buah alat PDAM hilang, ada CCTV sempat merekam, mungkin ada yang kenal," ungkapya.
Dari rekaman tersebut menunjukkan dua orang berboncengan sepeda motor Honda Scoopy saat melancarkan aksinya. Namun, plat nomor kendaraan tidak terlihat jelas.
Kejadian ini bukanlah yang pertama. Warga sekitar juga melaporkan kasus serupa yang terjadi sepekan sebelumnya. Maraknya kasus ini menimbulkan keresahan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat, terutama bagi mereka yang tinggal di pinggir jalan utama.
Berdasarkan informasi dari warga lainnya, aksi pencurian tidak hanya terjadi di Kilometer 10. Sejumlah warga di Jalan Trans Kalimantan, dari Kilometer 7, 8, hingga 9, juga mengaku menjadi korban.
"Kalau tidak salah ada 9 total meteran yang dicuri, malam tadi di Trans Kalimantan." ucap salah satu warga
Selain meteran PDAM, aksi pencurian juga menyasar barang-barang lain. Yud, Koordinator Relawan Kapuas, meneruskan informasi bahwa beberapa toko juga menjadi korban.
"Bola lampu yang besar di toko hilang, alat pancing iya juga" katanya.
Hal ini menunjukkan bahwa para pelaku tidak hanya mengincar satu jenis barang, melainkan apa pun yang bisa mereka ambil. (SABRIANOORH)









