KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Beberapa warga Kapuas mengeluhkan kondisi pohon kering yang berdiri di pinggir Jalan Lintas Sei Kayu-Mandomai. Pohon yang sudah mati tersebut disebut-sebut sudah satu tahun lebih dalam kondisi kritis dan sangat membahayakan pengendara yang melintas. 

"Meskipun telah dilaporkan melalui media sosial, hingga kini belum ada tindakan dari pihak berwenang," ucap Siger, warga yang mengeluhkan, Selasa, 23 September 2025.

Kondisi pohon tersebut terlihat sangat rapuh dengan batang yang keropos dan dahan yang patah. Bagian atasnya sudah tidak berdaun dan miring ke arah jalan, seolah-olah siap tumbang kapan saja. Lokasi pohon ini berada sekitar 100 meter dari Terminal Kapuas, sebuah jalur yang ramai dilalui kendaraan setiap harinya.

Menurut Siger, pohon mati ini menjadi ancaman serius, terutama saat musim hujan disertai angin kencang. Dalam beberapa tahun terakhir, insiden pohon tumbang di Kapuas sering terjadi akibat cuaca ekstrem.

"Pohon yang sudah tidak layak dan beresiko ini, harus segera ditangani," tambahnya.

Siger juga menyebutkan bahwa ia telah memposting keluhan serupa sejak September 2024. Namun, tidak ada respons dari pihak terkait. Keluhan ini kembali diunggah dengan harapan mendapat perhatian serius dari dinas terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) atau Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Warga berharap dengan adanya pemberitaan ini, pihak berwenang segera mengambil tindakan. Penebangan pohon yang membahayakan bukan hanya soal estetika lingkungan, melainkan juga masalah keselamatan publik. 

"Keselamatan para pengguna jalan adalah prioritas utama yang tidak boleh diabaikan," tambahnya. (SABRIANOOR/H)