PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kegiatan penguatan kelembagaan Bawaslu Kalteng dinilai menjadi momentum strategis memperkuat kapasitas dan koordinasi pengawasan pemilu.

Kegiatan ini dibuka Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Herson B. Aden dengan dihadiri mitra kerja dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, akademisi, media, dan organisasi masyarakat sipil.

Ia menyebut momentum ini penting untuk memperkuat koordinasi antar lini dalam pengawasan pemilu. Selain memperkuat internal Bawaslu, kegiatan ini juga membangun sinergi bersama mitra kerja.

Herson mengingatkan pemilihan umum adalah salah satu pilar utama demokrasi. Pemilu bukan hanya prosedur politik lima tahunan, tetapi juga instrumen penting dalam mewujudkan kedaulatan rakyat. Karena itu, Pemilu harus  dipastikan dapat berjalan sesuai asas yang berlaku.

"Namun tentu saja, tugas berat ini tidak bisa dilaksanakan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi yang erat dengan berbagai pihak, baik pemerintah, aparat penegak hukum, media, masyarakat sipil, hingga partai politik," tegasnya di Swis-Belhotel Danum, seperti dikutip Borneonews pada Selasa, 23 September 2025.

Dia menekankan semua ini membutuhkan kesiapan kelembagaan pengawas pemilu yang solid, tangguh, dan responsif. (HERMAWAN DP/H)