PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Keberhasilan pengawasan pemilu diukur dari seberapa besar pelanggaran bisa dicegah sejak dini, bukan sekadar dari jumlah kasus yang ditindak.

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Herson B. Aden saat membuka kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu di Palangka Raya.

Ia mengingatkan Bawaslu bukan hanya bertugas mengawasi, tetapi juga mengedukasi, mencegah, dan menindak setiap bentuk pelanggaran yang berpotensi merusak integritas pemilu.

“Keberhasilan pengawasan pemilu tidak hanya diukur dari berapa banyak pelanggaran yang ditindak melainkan seberapa besar pelanggaran bisa dicegah sejak dini melalui kerja sama dan komitmen bersama," kata Herson di Swis-Belhotel Danum, seperti dikutip Borneonews pada Selasa, 23 September 2025.

Hersonmengingatkan pencegahan adalah langkah penting untuk memastikan pemilu berjalan sesuai asas yang berlaku.

Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah, aparat penegak hukum, media, partai politik, dan masyarakat sipil dibutuhkan untuk mencegah pelanggaran sejak awal.

Kegiatan penguatan kelembagaan ini menjadi sarana meningkatkan kapasitas Bawaslu dan mitra kerja dalam mencegah potensi pelanggaran. (HERMAWAN DP/R)