KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas bersama Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) menggelar pelatihan tenaga pelatih dirigen, pemain musik, dan paduan suara gerejawi 2025. 

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Christian Center Kuala Kurun, mulai Senin, 22 hingga 26 September 2025. Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong turut menghadiri dan membuka kegiatan tersebut.

"Kami menekankan pentingnya meningkatkan kualitas pelayanan musik gerejawi melalui pelatih yang kompeten dan professional," kata Jaya, Selasa, 23 September 2025.

Dirinya menambahkan, untuk mencapai pelayanan musik gerejawi yang berkualitas, kita memerlukan tenaga pelatih yang kompeten, terlatih, dan profesional. 

Oleh karena itu, pelatihan dilaksanakan kemarin adalah langkah strategis dalam membentuk pelatih yang mampu membina paduan suara di tingkat jemaat, kecamatan, hingga kabupaten, sekaligus menyiapkan kader-kader baru agar pelayanan ini berkesinambungan

Bupati menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi besar Kabupaten Gunung Mas melalui Program Tambun Bungai, yaitu membangun masyarakat yang maju, sehat, cerdas, mandiri, dan bermartabat menuju Gunung Mas Emas 2045.

Sementara itu, Ketua LPPD Kabupaten Gunung Mas, Herbert Y. Asin menjelaskan maksud diadakannya pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi teknis dan musikal para calon pelatih Pesparawi.

"Kegiatan ini untuk membentuk tenaga pelatih yang siap membina kelompok vokal dan paduan suara di gereja-gereja dan kecamatan. Sekaligus menstandarkan metode pelatihan berdasarkan panduan nasional Pesparawi, serta menyiapkan kaderisasi yang berkelanjutan,” jelas Herbert.

Tujuan pelatihan ini antara lain, meningkatkan kompetensi pelatih, melakukan standarisasi mutu pelatih pesparawi, mempersiapkan tenaga pelatih yang siap pakai.

Lalu, mendorong kemandirian dan regenerasi pelatih, meningkatkan kualitas pelayanan musik gerejawi yang bernuansa rohani dan profesional, serta membangun sinergi antar lembaga dan jemaat. (RISKA YULYANA/R)