BORNEONEWS, Nanga Bulik – Dampak banjir yang melanda Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, semakin dirasakan oleh warga.
Selain harta dan tempat tinggal yang terendam air, banyak warga terdampak kini mulai terserang berbagai penyakit, terutama mereka yang tinggal di tenda-tenda pengungsian.
Menanggapi situasi ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau telah bergerak cepat dengan mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga terdampak banjir.
Kegiatan ini difokuskan terutama di tenda-tenda pengungsian, di mana kondisi sanitasi dan kebersihan menjadi perhatian utama.
Kepala Dinas Kesehatan Lamandau, Rosmawati, melalui Plt Kepala Puskesmas Bulik, Dian, menyampaikan hasil pemeriksaan kesehatan yang telah dilakukan.
"Dari pemeriksaan yang telah kami lakukan, terdapat 13 pasien yang ditangani. Penyakit yang paling banyak diderita adalah batuk, demam, hipertensi, serta gatal-gatal di seluruh badan," ujarnya.
Sehingga ia mengimbau kepada warga untuk selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan. "Kami menghimbau kepada warga agar selalu tidur menggunakan kelambu karena saat ini musim hujan dan banyak nyamuk.
Selain itu, selalu gunakan air bersih untuk minum, makan, serta mencuci tangan sebelum makan agar terhindar dari diare," tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Lamandau terus berupaya untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi warga terdampak banjir.
Selain pemeriksaan kesehatan, bantuan obat-obatan dan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan juga terus dilakukan.
Diharapkan dengan upaya ini, risiko penyebaran penyakit di kalangan warga terdampak banjir dapat diminimalisir.(NATALIA KRISTIN/R)









