BORNEONEWS, Palangka Raya - Maling yang beraksi di wilayah Kelurahan Petuk Katimpun benar-benar nekad. Tak ada uang, barang pun jadi. Yang penting bisa dijadikan uang.
Bagaimana tidak, kipas angin satu-satunya inventaris milik Kelurahan Petuk Katimpun raib digondol maling. Kipas angin itu merupakan inventaris untuk kepentingan aula.
Lurah Petuk Katimpun, Brita Asi menuturkan peristiwa pencurian itu terjadi pada Kamis 18 September 2025. Sedianya maling juga akan mengambil amplifier, tapi gagal.
"Sebenarnya harga kipas angin ini murah. Cuma Rp300 ribu an, tapi masalahnya ini cuma satu-satunya," tutur Brita Asi kepada Borneonews.co.id, Selasa 23 September 2025.
Si maling hanya membawa mesin kipas anginnya saja, sedangkan tiang untuk dudukan ditinggal, sehingga untuk memudahkan dalam membawanya.
Dalam melancarkan aksinya, pelaku mencongkel jendela. Diduga pelaku sudah mengetahui kondisi kantor, sehingga ketika sudah sepi, baru melancarkan aksinya.
"Saat ini semua jendala yang ada sudah kita paku, sehingga tidak bisa dibuka tutup lagi. Dengan cara ini semoga maling tidak bisa membuka jendela lagi," tegasnya. (ROKIM)









